Thursday, July 19, 2007

PRIORITASKAN AIR BERSIH

Kandidat Gubernur Kalimantan Barat HM Akil Mochtar SH MH menegaskan penyediaan air bersih bagi masyarakat provinsi yang berbatasan darat langsung dengan Malaysia ini haruslah menjadi prioritas bagi pemerintah daerah.

"Kunjungan saya ke wilayah pedesaan menunjukkan kalau masyarkaat sangat mendambakan pengadaan air bersih. Mereka sangat mengeluhkan karena tidak ada jaminan dari untuk memperoleh air bersih yang layak untuk dikonsumsi," kata Akil di Pontianak, kemarin.

Anggota DPR RI yang telah mengunjungi sekitar 1.230 dari 1.400 desa di Kalbar ini mengaku prihatin terhadap kondisi tersebut. Tak heran, jika ia menyebut pemerintahan sekarang ini belum memiliki political will untuk memenuhi kebutuhan rakyat tersebut.

"Pada masa mendatang, pemerintah harus memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat ini. Kita tidak ingin derajat kesehatan menurun hanya karena tidak terpenuhinya kebutuhan akan air bersih," ujar kandidat gubernur yang diusung oleh Koalisi Rakyat Kalbar Bersatu (KRKB) tersebut.

Menurut Akil, mayoritas masyarakat di Kalimantan Barat tidak menjadikan air yang diproduksi PDAM untuk dikonsumsi langsung. Lebih banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, seperti mencuci.

"Lebih banyak menggunakan air hujan, mineral. Ini sangat memprihatinkan. Pada masa mendatang, tidak ada lagi masyarakat yang mengkonsumsi air hujan sebagai air minum," katanya.

Akil yang akan berpasangan dengan Drs AR Mecer, mantan Dosen FKIP Untan menyebutkan, banyak sumber mata air yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber pengelolaan air bersih. Namun tidak ada keinginan dari pemerintah untuk memanfaatkan potensi itu secara profesional.

"Saya kira, lima tahun mendatang, tidak ada lagi rakyat Kalbar yang mengkonsumsi air hujan untuk minum. Sudah saatnya, pemerintah menyediakan air bersih yang bisa langsung diminum,"ujar kandidat yang diusung sembilan partai politik, bahkan masih ada partai lain yang akan mengusungnya.

Sembilan partai tetap utuh mendukung pencalonannya. Tidak ada satupun partai yang mencabut dukungannya. Masih tetap solid karena mereka menilai Aki Mochtar dan AR Mecer adalah figur yang layak memimpin Kalbar, lima tahun mendatang. (mnk*)

1 comment:

Pleasance said...

Good for people to know.